iklan

Tampilkan postingan dengan label kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kimia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2011

Gaya London (Gaya dispersi)


Pada waktu membahas struktur elektron,kita mengacu pada peluang untuk meemukan elektron didaerah tertentu pada waktu tertentu. Elektron senantiasa bergerak dalam orbital. Perpindahan elektron dari suatu daerah ke daerah lainnya menyebabkan suatu molekul yang secara normal bersifat nonpolar menjadi polar sehingga terbentuk suatu dipol sesaat. Dipol yang terbentuk dengan cara itu disebut dipol sesaat karena dipol itu dapat berpindah milyaran kali dalam satu detik. Pada saatberikutnya dipol itu hilang atau bahkan dudah berbalik arahnya. Suatu saat yang mungkin terjadi digambarkan pada gambar dibawah ini.

(a) keadaan normal. Molekul non polar mempunyai sebaran muatan (awan elektron) yang simetris

(b) keadaan sesaat. Pergerakan elektron menghasilkan dipol sesaat.


(c) Dipol terimbas. Dipol sesaat pada molekul sebelah kiri mengimbas molekul disebelah kanannya. Hasilnyaadalah gaya tarik dipol sesaat-dipol terimbas

Dipol sesaat pada suatu molekul dapat mengimbas molekul disekitarnya sehingga membentuk suatu dipol terimbas. Hasilnya adalah suatu gaya tarik-menarik antar molekul yang lemah. Pemjelasan teoritis ini disebut gaya London (Gaya dispersi)

Kemudahan suatu molekul untuk membentuk dipol sesaat untuk mengimbas suatu dipol disebut polarisabilitas.Polarisabilitas berkaitan dengan massa molekul relatif dan bentuk molekul. Pada,umumnya,makin banyak jumlah elektron dalam molekul makin mudah mengalami polarisasi. Oleh karena itu,makin besar massa molekul relatif,makin kuat gaya londonnya.Misalnya,Radon (Ar=222) mempunyai titik didih lebih tinggi dibanding helium (Ar=4). Molekul yang bentuknya panjang lebih mudah mengalami polarisasi dibanding molekul kecil,kompak dan simetris.

Gaya london adalah gaya yang relatif yang lebih lemah. Zat yang molekulnya bertarikan hanya berdasarkan gaya london mempunyai titik leleh dan titik didih yang rendah dibanding dengan zat lain yang massa molekulnya relatif lebih sama. Jika molekul-molekulnya kecil,zat-zat itu biasanya berbentuk gas pada suhu kamar. Contoh hidrogen (H2), Nitrogen(N2), metana (CH4) dan gas-gas mulia.

Jumat, 22 Juli 2011

Mekanika Kuantum dan Gagasan Niels Bohr

Dua gagasan kunci Niels Bohr adalah:

1. Elektron-elektron bergerak di dalam orbit-orbit dan memiliki momenta yang terkuantisasi, dan dengan demikian energi yang terkuantisasi. Ini berarti tidak setiap orbit, melainkan hanya beberapa orbit spesifik yang dimungkinkan ada yang berada pada jarak yang spesifik dari inti.
2. Elektron-elektron tidak akan kehilangan energi secara perlahan-lahan sebagaimana mereka bergerak di dalam orbit, melainkan akan tetap stabil di dalam sebuah orbit yang tidak meluruh.

CIRI KHAS MODEL ATOM MEKANIKA KUANTUM

1.
Gerakan elektron memiliki sifat gelombang, sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom)
2.
Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut)
3.
Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron

materi referensi:

Rabu, 18 Agustus 2010

KIMIA - struktur atom

0 komentar
sebelum partikel dasar atom (proton, elektron, neutron) ditemukan,,pada tahun 1804, ilmuan inggris john dalton membuat teori struktus materi ( teori atom dalton ) :
  1. suatu zat tersusun atas partikel yg sangat kecil dan tidak bisa dibagi lagi ( partikel tersebut yaitu atom).
  2. atom dari atom yang sama itu identik dan memiliki berat, ukuran serta bentuk yang sama,, ttp berbeda dari atom unsur lain.
  3. atom suatu unsur bersifat permanen dan tidak dapat terurai.
  4. senyawa terdiri dari 2 atau lebih atom.
molekul adalah zat baru yang sifatnya berbeda dengan zat sebelumnya dan terbentuk dari penggabungan atom- atom. molekul bisa tersusun dari atom identik maupun atom berbeda.


A. ELEKTRON
thomson meneliti sinar katoda yang sebelumnya telah ditemukan oleh william crookers.

sifat sinar katode :
  1. bergerak lurus dari katode menuju anode
  2. sinar katode dibelokkan oleh medan magnet (inimenunjukkan bahwa sinar katode adalah partikel bermuatan)
  3. sianr katode dibelokkan medan listrik eksteernal ke arah pelat elektrode yang bermuatan positif ( berarti sinar katode bermuatan negatif )
  4. partikel katode tidak bergantung pada bahan katode maupun gas lainnya ( partikel muatan negatif ini kemudian disebut elektron)
  5. muatan elektron = 1,6 x 10 -19 coulomb, sedangkan massanya = 9,107x 10 -28 gram.
~ Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.

~ tahun 1904 Thomson menyatakan teori atomnya, yaitu : atom adalah bola yang bermuatan positif. ditempat tertentu terdapat elektron yang bermuatan negatif. julah muatan positif = jumlah muatan negatif.

teori atom ini sering disebut dengan teori atom kismis / roti donat.




B.PROTON
proton ditemukan oleh goldstein . beliau juga penemu anoda.
proton adalah suatu partikel bermuatan positif.