iklan

Rabu, 09 Februari 2011

PAKU

0 komentar
Pterydophyta (Tumbuhan Paku)- Kita pasti tahu tentang Tumbuhan Paku, namun kita pasti bertanya apa ciri-ciri Pterydophyta (Tumbuhan Paku), klasifikasi Pterydophyta (Tumbuhan Paku), bagaimana pergiliran keturunan Pterydophyta (Tumbuhan Paku) dan manfaat dari Pterydophyta (Tumbuhan Paku) bagi manusia.
Pterydophyta (Tumbuhan Paku)
Sama dengan tumbuhan lumut, tumbuhan paku merupakan tumbuhan yang sebagian besar hidup di tempat-tempat yang lembap.1. Ciri-ciri PterydophytaTumbuhan paku memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Berbeda dengan tumbuhan lumut, tumbuhan paku sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Oleh karena itu, tumbuhan paku termasuk kormophyta berspora.
b. Baik pada akar, batang, dan daun, secara anatomi sudah memiliki berkas pembuluh angkut, yaitu xilem yang berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari akar menuju daun untuk proses fotosintesis, dan floem yang berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
c. Habitat tumbuhan paku ada yang di darat dan ada pula yang di perairan serta ada yang hidupnya menempel.d. Pada waktu masih muda, biasanya daun tumbuhan paku menggulung dan bersisik.
e. Tumbuhan paku dalam hidupnya dapat bereproduksi secara aseksual dengan pembentukan gemmae dan reproduksi seksual dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina.f. Dalam siklus hidup (metagenesis) terdapat fase sporofit, yaitu tumbuhan paku sendiri.g. Fase sporofit pada metagenesis tumbuhan paku memiliki sifat lebih dominan daripada fase gametofitnya.h. Memiliki klorofil sehingga cara hidupnya hidupnya fotoautotrof.Macam-macam daun pada tumbuhan paku adalah:a. Berdasarkan ukurannya1) Mikrofil
Berasal dari kata mikro yang berarti kecil dan folium yang berarti daun, jadi daun ini memiliki ukuran yang kecil dan jaringan-jaringan di dalamnya belum terdiferensiasi secara jelas.2) Makrofil
Berasal dari kata makro yang artinya besar dan folium yang berarti daun, jadi daun ini memiliki ukuran yang besar dan sudah terdiferensiasi. Di sini sudah bisa didapatkan jaringan epidermis serta daging daun yang terdiri atas jaringan spons dan jaringan bunga karang.b. Berdasarkan fungsinya1) Tropofil
Merupakan daun yang hanya berguna untuk fotosintesis. Pada daun ini, tidak dihasilkan spora yang merupakan alat perkembangbiakan tumbuhan paku.2) Sporofil
Merupakan jenis daun pada tumbuhan paku yang selain dapat digunakan untuk fotosintesis juga dapat menghasilkan spora. Spora tumbuhan paku terletak dalam sorus yang merupakan kumpulan dari kotak spora (sporangium). Berdasarkan jenis-jenis spora yang dihasilkan, dikenal tumbuhan paku homospora, paku peralihan, dan paku heterospora.a) Paku homospora
Merupakan jenis paku yang hanya menghasilkan spora jantan atau spora betina saja. Contohnya adalah Lycopodium atau paku kawat.b) Paku peralihan
Merupakan jenis paku yang dapat menghasilkan dua macam spora, yaitu spora jantan dan spora betina. Namun, spora-spora yang dihasilkan tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Contohnya adalah Equisetum debile.c) Paku Heterospora
Merupakan jenis paku yang dapat menghasilkan spora dengan jenis dan ukuran yang berbeda, yaitu spora jantan dan spora betina. Spora jantan memiliki ukuran yang lebih kecil, atau biasa disebut sebagai mikrospora dan spora betina memiliki ukuran yang lebih besar, atau biasa disebut sebagai makrospora. Contohnya adalah Marsilea crenata (semanggi) dan Selaginella widenowii.2. Klasifikasi PterydophytaTumbuhan paku dapat diklasifikasikan menjadi 4 kelas, yaitu:a. PsilophytinaeContohnya adalah Psilotum nodum. Anggota kelas ini banyak yang telah punah.b. EquisetinaeContohnya adalah Equisetum debile atau paku ekor kuda.c. LycopodinaeContohnya adalah Lycopodium atau paku kawat dan Marsilea crenata (semanggi).d. FilicinaeContohnya adalah paku pakis.
3. Metagenesis atau Pergiliran Keturunan Paku
Pada metagenesis tumbuhan paku, baik pada paku homospora, paku heterospora, ataupun paku peralihan, pada prinsipnya sama. Ketika ada spora yang jatuh di tempat yang cocok, spora tadi akan berkembang menjadi protalium yang merupakan generasi penghasil gamet atau biasa disebut sebagai generasi gametofit, yang akan segera membentuk anteredium yang akan menghasilkan spermatozoid dan arkegonium yang akan menghasilkan ovum. Ketika spermatozoid dan ovum bertemu, akan terbentuk zigot yang diploid yang akan segera berkembang menjadi tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang kita lihat sehari-hari merupakan generasi sporofit karena mampu membentuk sporangium yang akan menghasilkan spora untuk perkembangbiakan. Fase sporofit pada metagenesis tumbuhan paku memiliki sifat lebih dominan daripada fase gametofitnya. Apabila kita amati daun tumbuhan paku penghasil spora (sporofil), di sana akan kita jumpai organ-organ khusus pembentuk spora. Spora dihasilkan dan dibentuk dalam suatu wadah yang disebut sebagai sporangium. Biasanya sporangium pada tumbuhan paku terkumpul pada permukaan bawah daun.4. Manfaat Tumbuhan PakuDalam kehidupan sehari-hari, tumbuhan paku juga berperan dalam kehidupan, antara lain:
a. Sebagai tanaman hias, misalnya Adiantum cuneatum (suplir), Asplenium nidus (paku sarang burung) dan Platycerium biforme (paku simbar menjangan).
b. Sebagai tanaman obat, misalnya rimpang dari Aspidium filixmas (Dryopteris) yang mampu mengobati cacingan.c. Sebagai bingkai dalam karangan bunga.d. Sebagai pupuk hijau.e. Sebagai sayuran, contohnya adalah Marsilea crenata (semanggi).

Rabu, 18 Agustus 2010

KIMIA - struktur atom

0 komentar
sebelum partikel dasar atom (proton, elektron, neutron) ditemukan,,pada tahun 1804, ilmuan inggris john dalton membuat teori struktus materi ( teori atom dalton ) :
  1. suatu zat tersusun atas partikel yg sangat kecil dan tidak bisa dibagi lagi ( partikel tersebut yaitu atom).
  2. atom dari atom yang sama itu identik dan memiliki berat, ukuran serta bentuk yang sama,, ttp berbeda dari atom unsur lain.
  3. atom suatu unsur bersifat permanen dan tidak dapat terurai.
  4. senyawa terdiri dari 2 atau lebih atom.
molekul adalah zat baru yang sifatnya berbeda dengan zat sebelumnya dan terbentuk dari penggabungan atom- atom. molekul bisa tersusun dari atom identik maupun atom berbeda.


A. ELEKTRON
thomson meneliti sinar katoda yang sebelumnya telah ditemukan oleh william crookers.

sifat sinar katode :
  1. bergerak lurus dari katode menuju anode
  2. sinar katode dibelokkan oleh medan magnet (inimenunjukkan bahwa sinar katode adalah partikel bermuatan)
  3. sianr katode dibelokkan medan listrik eksteernal ke arah pelat elektrode yang bermuatan positif ( berarti sinar katode bermuatan negatif )
  4. partikel katode tidak bergantung pada bahan katode maupun gas lainnya ( partikel muatan negatif ini kemudian disebut elektron)
  5. muatan elektron = 1,6 x 10 -19 coulomb, sedangkan massanya = 9,107x 10 -28 gram.
~ Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.

~ tahun 1904 Thomson menyatakan teori atomnya, yaitu : atom adalah bola yang bermuatan positif. ditempat tertentu terdapat elektron yang bermuatan negatif. julah muatan positif = jumlah muatan negatif.

teori atom ini sering disebut dengan teori atom kismis / roti donat.




B.PROTON
proton ditemukan oleh goldstein . beliau juga penemu anoda.
proton adalah suatu partikel bermuatan positif.