iklan

Sabtu, 28 Juli 2012

PERBEDAAN SIFAT LARUTAN HIPOTONIK, ISOTONIK, DAN HIPERTONIK

A. Tekanan Osmotic

Jejaring KimiaSalah satu sifat koligatif larutan elektrolit adalah Jejaring Kimiatekanan osmotic. Tekanan osmotic atau tekanan osmosis (π) adalah tekanan hidrostatis yang terbentuk pada larutan untuk menghentikan proses osmosis pelarut ke dalam larutan melalui selaput semi-permeabel. Osmosis sendiri merupakan peristiwa difusi atau perpindahan pelarut dari suatu larutan lebih encer atau pelarut murni ke larutan yang lebih pekat melalui selaput semi-permeabel. Salah satu contohnya adalah masuknya air tanah ke tanaman melalui sel akar.
Nilai tekanan osmotic suatu larutan dapat dihitung menggunakan persamaan Van/t Hoff, yang identik dengan Hukum Gas Ideal berikut:



π V = nRT
π = n/V RT atau π = M R T
Dengan :
π : tekanan osmotic (atm atau Pa)
V : volume larutan (L)
n : mol zat terlarut (mol)
T : Suhu (Kelvin)
R : 0,082 L atm/mol K atau 8,3145 m3 Pa/mol K

B. Hipotonik, Isotonik, dan Hipertonik

 

Klik gambar untuk memperjelas
Hipotonik, Isotonik, dan Hipertonik adalah istilah yang digunakan untuk membandingkan tekanan osmotic dari cairan terhadap plasma darah yang dipisahkan oleh membrane sel. Hal ini dapat dipahami dengan menyimak apa yang terjadi jika sel darah merah diletakkan dalam medium berbeda-beda, yaitu air, larutan NaCl 0,9%, dan larutan NaCl 5,0%. Gambar berikut akan membantu memahami perbedaan antara hipotonik, isotonic, dan hipertonik.
1. Hipotonik
Jika π cairan < π plasma darah, maka cairan bersifat hipotonik terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan net aliran pelarut air dari cairan ke plasma darah. Akibatnya sel darah merah akan menggembung dan dapat pecah.
2. Isotonic
Jika π cairan = π plasma darah, maka cairan bersifat isotonic terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan net aliran keluar masuk sel sama dengan nol. Akibatnya, sel darah merah tidak menggembung atau mengerut.
3. Hipertonik
Jika π cairan > π plasma darah, maka cairan bersifat hipertonik terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan net aliran air dari dalam ke luar plasma. Akibatnya, sel darah merah akan mengerut karena kehilangan air.

Rabu, 02 Mei 2012

gangguan hormon

Sindrom Cushing

Penyakit ini timbul ketika kelenjar adrenal pada tubuh terlalu banyak memproduksi hormon kortisol, yang dikenal sebagai simtoma hiperkortisolisme.
Gejala sindrom Cushing antara lain:
  • berat badan naik, terutama di sekitar perut dan punggung bagian atas;
  • kelelahan yang berlebihan;
  • otot terasa lemah, terutama pada daerah di sekitar bahu dan pinggul, gejala ini disebut miopati proksimal;[7]
  • muka membundar (moon face);
  • edema (pembengkakan) kaki;
  • tanda merah/pink pada kulit bagian paha, pantat, dan perut;
  • depresi;
  • periode menstruasi pada wanita yang tidak teratur;

Rabu, 28 Maret 2012

bagian dan fungsi jaringan saraf

1. neurit / akson , untuk membawa impuls impuls meninggalkan badan sel saraf.
2. dendrit, untuk membawa impuls ke badan sel saraf
3. Mitokondria , sebagai pabrik energi sel yang menghasilkan energi dalam bentuk ATP.
4. Badan Nissl , mensintesis protein
5. Sel Schwan, sebagai pelindung dan penyedia nutrisi.
6. Selaput melin dan Neurelema , sebagai isolator, pelindung, dan penyedia lemak.
7. Nodus Ranfier, untuk mempercepat gerak impuls.
8. inti sel,

Selasa, 27 Maret 2012

Tipe pengkabelan pada LAN (Cross dan Straight

Untuk menghubungkan komputer - komputer tersebut ada 2 tipe konfigurasi kabel yang
digunakan, yaitu tipe straight dan tipe cross.

TP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak
terbungkus yang berpilih. Kabel UTP banyak digunakan pada local-area networks
(LANs) dan sambungan telepon karena harganya lebih murah. Kabel UTP tidak
sebaik kabel koaksial dan serat optik dalam hal penyediaan banwidth dan
ketahanan terhadap interferensi. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”.
Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik.
Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang
disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1
sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan

kategori 5.


Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.


Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.

Kita bahas dulu yang tipe straight

Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan - lihat Gambar 4) : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.



Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.

Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.

Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):


Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):


Tipe Cross

Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:

1. oranye muda
2. oranye tua
3. hijau muda
4. biru muda
5. biru tua
6. hijau tua
7. coklat muda
8. coklat tua

Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:
1. hijau muda
2. hijau tua
3. orange muda
4. biru muda
5. biru tua
6. orange tua
7. coklat muda
8. coklat tua

Urutan warna Diatas bisa saja berubah sesuai keinginan kita tetapi urutan pengkabelan haurs sama, pada intinya saya berpatokan pada cross cable 1-3 dan 2-6 artinya line ke 1 menjadi ke 3 pada ujungnya dan sebaliknya line ke 2 di awal dan ke 6 diakhir. Mungkin ini akhir pembahasan sederhan pengkabelan antara type cross dan straight.

Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua. Terima kasih.


sumber

Selasa, 04 Oktober 2011

Gaya London (Gaya dispersi)


Pada waktu membahas struktur elektron,kita mengacu pada peluang untuk meemukan elektron didaerah tertentu pada waktu tertentu. Elektron senantiasa bergerak dalam orbital. Perpindahan elektron dari suatu daerah ke daerah lainnya menyebabkan suatu molekul yang secara normal bersifat nonpolar menjadi polar sehingga terbentuk suatu dipol sesaat. Dipol yang terbentuk dengan cara itu disebut dipol sesaat karena dipol itu dapat berpindah milyaran kali dalam satu detik. Pada saatberikutnya dipol itu hilang atau bahkan dudah berbalik arahnya. Suatu saat yang mungkin terjadi digambarkan pada gambar dibawah ini.

(a) keadaan normal. Molekul non polar mempunyai sebaran muatan (awan elektron) yang simetris

(b) keadaan sesaat. Pergerakan elektron menghasilkan dipol sesaat.


(c) Dipol terimbas. Dipol sesaat pada molekul sebelah kiri mengimbas molekul disebelah kanannya. Hasilnyaadalah gaya tarik dipol sesaat-dipol terimbas

Dipol sesaat pada suatu molekul dapat mengimbas molekul disekitarnya sehingga membentuk suatu dipol terimbas. Hasilnya adalah suatu gaya tarik-menarik antar molekul yang lemah. Pemjelasan teoritis ini disebut gaya London (Gaya dispersi)

Kemudahan suatu molekul untuk membentuk dipol sesaat untuk mengimbas suatu dipol disebut polarisabilitas.Polarisabilitas berkaitan dengan massa molekul relatif dan bentuk molekul. Pada,umumnya,makin banyak jumlah elektron dalam molekul makin mudah mengalami polarisasi. Oleh karena itu,makin besar massa molekul relatif,makin kuat gaya londonnya.Misalnya,Radon (Ar=222) mempunyai titik didih lebih tinggi dibanding helium (Ar=4). Molekul yang bentuknya panjang lebih mudah mengalami polarisasi dibanding molekul kecil,kompak dan simetris.

Gaya london adalah gaya yang relatif yang lebih lemah. Zat yang molekulnya bertarikan hanya berdasarkan gaya london mempunyai titik leleh dan titik didih yang rendah dibanding dengan zat lain yang massa molekulnya relatif lebih sama. Jika molekul-molekulnya kecil,zat-zat itu biasanya berbentuk gas pada suhu kamar. Contoh hidrogen (H2), Nitrogen(N2), metana (CH4) dan gas-gas mulia.

Minggu, 25 September 2011

pengamatan struktur tumbuhan

Monokotil

Akar monokotil disusun oleh epidermis, parenkim berupa korteks, endodermis, jaringan pengangkut (xylem dan floem), empulur. Xylem dan floem selang-seling (radial).
Batang

Penyusu batang monokotil berupa epidermis, korteks, jaringan pengangkut, disisi luar jaringan pengagkut terdapat serudang empulur , tipe berkas pembukluh kolateral tertutup. Karena tidak ada kambium.
Daun

Penyusun daun monokotil berupa epidermis atas, jaringan pengangkut (xylem dan floem), jaringan bunga karang, pada daun tidak mempunyai korteks digantikan oleh jaringan palisade, namun pada daun monokotil tidak terdapat palisade.



Dikotil

Akar dikotil disusun oleh epidermis, parenkim berupa korteks yang terletak didalam epidermis, jaringan pengangkut(floem dan xylem, empulur. Tipe berkas pengangkut yaitu lateral (xylem dikelilingi oleh floem). Xylem mempunyai bentuk karena adanya penonjolan-penonjolan dari daerah pusat kearah perisikel.
Batang

Penyusun batang dikotil berupa epidermis, korteks, jaringan pengangkut (xylem dan floem),kambium, empulur. Tipe berkas pembuluh kolateral terbuka karena antara floem dan xylem terdapat kambium.
Daun
 
Penyusun daun dikotil berupa epidermis atas, jaringan pengangkut (xylem dan floem), jaringan bunga karang,jaringan palisade pada daun tidak mempunyai korteks digantikan oleh jaringan palisade.




F. Simpulan
Pembeda
Tumbuhan monokotil
Tumbuhan dikotil
1. Jaringan Pengangkut
Floem dan xylem selang-seling (radial)
Xilem dikelilingi floem
2. Empulur
Tidak terdapat empulur
Terdapat empulur
3. Kambium
Tidak terdapat kambium
Terdapat kambium
4. Xilem
Tidak berbentuk
Tampak seperti bintang
5. Sarung/Seludang
Berkas pengangkut diselimuti seludang/sarung
Berkas pengangkut tidak diselimuti seludang/sarung
6. Jaringan Palisade
Tidak berkembang
Jaringan palisade berkembang

Dari data-data yang diperoleh dari pengamatan dapat disimpulkan bahwa organ-organ penyusun tubuh tumbuhan (akar, batang,dan daun)tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil berbeda.

Jumat, 12 Agustus 2011

Paragraf Generalisasi, Analogi, dan Sebab-Akibat

Generalisasi adalah penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili
Contoh :
  1. Pemerintah telah menjadikan Pulau Komodo sebagai habitat pelestarian komodo. Di Ujung Kulon, pemerintah mebuat cagar alam untuk pelestarian badak bercula satu. Selain itu, sejumlah Undang-Undang dibuat untuk melindungi hewan langka dari incaran pemburu. Banyak cara yang telah dilakukan pemerintah untuk melestarikan hewan-hewan langka.
  2. Setelah karangan anak-anak kelas 6 diperiksa, ternyata Iman, Selamet, Enal, dan Deri mendapat nilai 90. Anak-anak yang lain mendapat 75. Hanya Toni yang mendapatkan nilai 60 , dan tidak seorang pun mendapat nilai kurang dari 60. Bisa dikatakan, anak kelas 6 cukup pandai mengarang.


Analogi adalah penalaran induktif dengan membandingkan dua hal yang banyak persamaannya. Berdasarkan persamaan kedua hal tersebut, Anda dapat menarik kesimpulan.
Contoh :
  1. Para atlet memiliki latihan fisik yang keras guna membentuk otot-otot yang kuat dan lentur. Demikian juga dengan tentara, mereka memerlukan fisik yang kuat untuk melindungi masyarakat. Keduanya juga membutuhkan mental yang teguh untuk bertanding ataupun melawan musuh-musuh di lapangan. Oleh karena itu, untuk menjadi atlet dan tentara harus memiliki fisik dan mental yang kuat.
  2. Demikian pula dengan manusia yang tidak berilmu dan tidak berperasaan, ia akan sombong dan garang. Oleh karena itu, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian dan kelebihan, bersikaplah seperti padi yang selalu merunduk.


Paragraf hubungan sebab akibat (hubungan kausal) adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat.
Contoh : Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagi penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.

Jumat, 29 Juli 2011

Pengamatan Empulur (gabus) Singkong

Penampang lintang empulur Manihot Utilissima (Singkong)

Keterangan gambar :


1. Dinding sel
2. Ruang sel
3. Ruang antar sel
4. Gelembung udara

Deskripsi

Bagian tubuh penyusun Manihot utilissima yang diamati pada bagian empulurnya. Sel-sel yang terlihat pada mikroskop memiliki dinding sel yang lebih tebal, ruang sel yang relatif besar dan berbentuk persegi. Hal ini pada bagian empulurnya merupakan tempat penyimpanan cadangan makanan.

pengamatan epidermis bawang merah

Sel epidermis bawang merah


Dinding sel pada Allium cepa (sel dewasa/isi yang hidup) hanya merupakan dinding sel primer yang terlihat sangat tipis dan diselimuti oleh lamella tengah tanpa ada dinding sel sekunder. Dinding primer sangat tipis karena tersusun atas selulosa dan hemiselulosa sehingga luas permukaan dan ketebalannya tidak statis.

Jumat, 22 Juli 2011

Mekanika Kuantum dan Gagasan Niels Bohr

Dua gagasan kunci Niels Bohr adalah:

1. Elektron-elektron bergerak di dalam orbit-orbit dan memiliki momenta yang terkuantisasi, dan dengan demikian energi yang terkuantisasi. Ini berarti tidak setiap orbit, melainkan hanya beberapa orbit spesifik yang dimungkinkan ada yang berada pada jarak yang spesifik dari inti.
2. Elektron-elektron tidak akan kehilangan energi secara perlahan-lahan sebagaimana mereka bergerak di dalam orbit, melainkan akan tetap stabil di dalam sebuah orbit yang tidak meluruh.

CIRI KHAS MODEL ATOM MEKANIKA KUANTUM

1.
Gerakan elektron memiliki sifat gelombang, sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom)
2.
Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut)
3.
Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron

materi referensi:

Selasa, 10 Mei 2011

Atmosfer

0 komentar
Atmosfer adalah bulatan udara yang membungkus bola Bumi(atmos = uap; sphaira = bola).

Tebal atmosfer mencapai lebih kurang 1000 km. Sususnan udara sebagian besar terdiru atas Nitrogen, Oksigen, Argon dan Karbon dioksida.

Lapisan-lapisan Atmosfer

Terdiri dari,yaitu:

1. Troposfer

Merupakan lapisan yang paling dekat dengan bumi.

Ciri-ciri lapisan Toposfer adalah:

- Terjadi peristiwa cuaca, seperti: awan, hujan,

petir, angin.

- Semakin tinggi tempatnya , semakin

berkurang suhunya.

- Kurang lebih 80% dari seluruh massa gas

Terdapat lapisan ini.

2. Stratosfer

Lapisan dengan ketinggian di daerah ekuator mulai dari 16km-55km.

Ciri-ciri lapisan Stratosfer adalah:

- Ketinggian diatas 30 km terbentuk lapisan Ozon.

- Pada lapisan ini terjadi inversi suhu

- Terdapat lapisan antara yang disebut stratopause.

3. Mesosfer

Lapisan mesosfer dengan ketinggian mulai

55 km-80 km dari permukaan bumi.

Ciri-ciri mesosfer adalah:

- Suhu semakin berkurang pada ketinggian

55 km.

- Merupakan tempat terbakarnya

meteor-meteor hingga terurai dan jatuh ke

permukaan Bumi.

- Terdapat lapisan antar yang disebut

Mesopause.

4. Thermosfer (Ionosfer)

Lapisan thermosfer dengan ketinggian mulai 80 km-800 km dari permukaan Bumi.

Ciri-ciri lapisan tersebut adalah:

- Pada lapisan ini terjadi inversi suhu sangat tajam akibat penyerapan radiasi sinar X dan ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari.

- Pada ketinggian 90-120 km diatas permukaan Bumi, terjadi ionisasi di lapisan E yang disebabkan oleh sinar X dari matahari.

5. Eksosfer atau Dissipasisfer

Lapisan ini berada pada ketinggian

800-1000 km dari permukaan Bumi. Lapisan

ini merupakan lapisan paling panas dan

molekul udara dapat meninggalkan atmosfer

sampai ketinggian 3.150 km dari muka Bumi.

B. CUACA DAN UNSUR-UNSURNYA

Pengertian Cuaca

Cuaca adalah keadaan udara pada saat tertentu yang terbentuk dari gabungan unsur cuaca di wilayah yang relatif sempit, pada jangka waktu yang singkat.

Iklim adalah rata-rata keadaan cuaca dalam wilayah yang luas dan waktu yang lama (30 tahun).

Iklim terbentuk karena adanya:

1. Rotasi dan revolusi Bumi sehingga terjadi pergeseran semu harian dan semu tahunan Matahari.

2. Perbedaan letak lintang di Bumi dan lingkungan fisis. Menimbulkan perbedaan penyerapan sinar matahari oleh Bumi.

Unsur-unsur yang mempengaruhi Cuaca

1. Suhu atau temperatur udara

Matahari merupakan sumber panas.

Adapun faktor yang mempengaruhi keadaan suhu antara lain:

a. Sudut datang sinar matahari

Yaitu sudut yang dibentuk oleh permukaan

bumi dengan arah datang sinar matahari.

b. Lamanya penyinaran

Semakin lama penyinaran, semakin banyak

panas yang diterima di bumi. Lamanya

penyinaran di suatu wilayah tergantung dari

letak wilayah tersebut.

c. Ketinggian tempat

Temperatur udara terus berkurang seiring

dengan kenaikan ketinggian.

d. Jarak suatu tempat ke laut

Pada keadaan tertentu suatu wilayah yang berupa bentang daratan luas akan memiliki

karakteristik suhu yang ekstrim.

e. Banyak sedikitnya awan

Mempengaruhi jumlah panas yang diterima

Bumi.

Cara-cara atmosfer Bumi mendapatkan panas secar tidak langsung, yaitu:

- Konduksi

- Konveksi

- Adveksi

- Turbelensi

Garis-garis Isotherm

Adalah garis khayal yang menghubungkan

tempat-tempat yang mempunyai suhu rata-rata

yang sama.

- Garis Isotherm bulanan

Merupakan garis pada peta isotherm yang

menghubungkan tempat-tempat yang suhunya sama

pada bulan itu.

- Garis Isotherm tahunan

Merupakan garis yang menghubungkan

tempat-tempat yang temperatur rata-ratanya

dalam satu tahun.

2. Tekanan Udara

Adalah akibat langsung dari perbedaan temperatur.

dapat diukur dengan menggunakan barometer.

Distribusi dan Variasi Tekanan Udara

Tekanan udara di setiap tempat pada waktu tertentu

baik secara vertikal maupun horizontal berbeda.

Udara selalu cenderung untuk menyamakan tekanan

sehingga menimbulkan aliran udara dari daerah

bertekanan tinggi ke arah bertekanan rendah.

3. Angin

Adalah udara yang bergerak dari daerah yang

bertekanan udara tinggi ke daerah yang bertekanan

udara rendah.

Kecepatan Angin

Disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

a. Besar kecilnya gradien-gradien barometrik

b. Relief permukaan Bumi

c. Ada tidaknya tumbuh-tumbuhan

d. Tingginya dari permukaan tanah

Kekuatan Angin

Ditentukan oleh kecepatannya, makin cepat angin

Bertiup, maka makin besar kekuatannya.

Pergerakan udara

- Udara bergerak dari daerah bertekanan udara

maksimum ke daerah yang bertekanan minimum.

Letak Daerah Konvergensi Antar Tropik

Adalah suatu daerah yang memiliki suhu tertinggi

dibandingkan dengan daerah sekitarnya.

Perbedaan waktu datangnya curah hujan

dipengaruhi oleh pergeseran DKAT.

Macam-macam angin

1. Angin tetap

adalah angin yang arah tiupannya tetap sepanjang tahun. Yang termasuk angin tetap adalah:

Angin passat, angin anti passat, angin barat dan

angin timur.

2. Angin Periodik

a. Angin Darat dan Angin Laut

Terjadi karena adanya perbedaan suhu.

b. Angin Gunung dan Lembah

angin bertiup dari lembah menuju gunung

disebut angin lembah. Angin bertiup dari

gunung menuju lembah disebut angin gunung.

b. Angin Muson

Angin periodik yang setiap setengah tahun

sekali berganti arah.

3. Angin Lokal

a. Angin terjun

b. Angin Siklon dan anti siklon

Macam-macam nya:

- Siklon Tropik

- Siklon ekstra tropik

- Tornado

- Sengkayan

4. Kelembapan Udara

Banyaknya uap air yang terdapat dalam udara.

Dibedakan atas:

a. Kelembapan Spesifik

b. Kelembapan Absolut

c. Kelembapan Relatif

5. Hujan

adalah peristiwa jatuhnya titik-titik air dari udara

yang sudah terlalu berat kandungan airnya.

Berdasarkan proses terjadinya dibedakan menjadi:

a. Hujan Zenit

b. Hujan orografis

c. Hujan Frontal

d. Hujan siklonal

e. Hujan muson

C. IKLIM

adalah keadaan rata-rata dari cuaca pada daerah

yang luas dan dalam waktu yang cukup lama

1. Iklim Matahari

adalah iklim yang didasarkan pada perbedaan

panas matahari yang diterima oleh permukaan

bumi.

Dibagi menjadi 4 yaitu:

- Iklim tropis

- Iklim subtropis

- Iklim sedang

- Iklim dingin

2. Iklim Fisis

adalah iklim menurut keadaan atau fakta

sesungguhnya di suatu wilayah di muka Bumi

sebagai hasil pengaruh lingkungan alam yang

terdapat di wilayah tersebut.

Dapat dibedakan menjadi:

- Iklim Laut

- Iklim Darat

- Iklim Daratan Tinggi

- Iklim gunung dan pegunungan

- Iklim Muson

Klasifikasi iklim menurut para ahli

1. Wlidimir Koppen

Ahli ini membuat klasifikasi berdasarkan

kelengasan dengan tidak mengabaikan suhu udara.

a. Iklim khatulistiwa

b. Iklim kering

c. Iklim sedang (darat)

d. Iklim sedang (laut)

e. Iklim dingin atau salju

2. Schmidt-Ferguson

Ahli ini membagi iklim berdasarkan banyaknya

curah hujan pada tiap-tiap bulan.

Kriteria yang digunakan adalah:

a. bulan kering

b. bulan lembab

c. bulan basah

3. Yunghuhn

Ahli ini membuat klasifikasi ketinggian tempat dari

permukaan laut dan jenis vegetasi.

Membagi 5 iklim:

a. Zone iklim panas

b. Zone iklim sedang

c. Zone iklim sejuk

d. Zone iklim dingin

e. Zone iklim salju

Persebaran jenis-jenis vegetasi

Berdasarkan iklim:

a. Hutan Hujan Ekuatorial

b. Hutan Hujan Tropis

c. Hutan Musim

Vegetasi Alam Indonesia

Ciri-ciri nya dalah:

a. Selalu hijau sepanjang tahun karena curah hujan yang

tinggi.

b. Terdapat sejumlah tanaman efifit.

c. Pada daerah hutan hujan tropis terdapat tanaman

yang menghasilkan getah.

Gejala-gejala Cuaca

Adalah serangkaian kejadian alam yang terbentuk karena temperatur, kelembapan dan tekanan udara.

Gejala-gejala nya berupa:

a. Kilat,guntur dan petir

b. Kabut

c. Awan

d. Gejala optik di atmosfer, yaitu :

- Pelangi

- Halo

- Aurora

- Sandikala

- Fatamorgana

Perubahan Iklim Global

Disebabkan sebagian oleh rusaknya lapisan ozon, yang

terdapat pada lapisan troposfer.

Akibat lapisan ozon yang rusak :

a. pemanasan global akibat kenaikan suhu di bumi

b. kenaikan air laut

c. pencairan es di kawasan kutub

d. terjadi kekeringan di tempat lain

Elnino dan La nina

Elnino adalah fenomena air permukaan laut

samudera pasifik yang panas diatas rata-rata.

La nina adalah fenomena suhu permukaan air laut

pasifik yang lebih rendah dari wilayah sekitarnya.

La nina dan El nino terjadi setiap 4 tahun sekali.

Peranan Cuaca

a. Peranan Cuaca dalam bidang pertanian

Setiap jenis tanaman memerlukan kondisi cuaca

atau iklim yang berbeda.

b. Peranan Cuaca dalam bidang perhubungan

Berperan penting bagi kegiatan pengangkutan

c. Peranan Cuaca dalam bidang komunikasi

Jalur komunikasi darat akan terputus karena

tanah longsor atau banjir akibat hujan deras.